I’m Leaving.

December 21, 2008 by chrisibiastika

Manusia memang tak pernah bisa ditebak. Hari ini, kemarin dan esok, bisa selalu berubah, tentunya jika masih diberi kesempatan oleh sang pemberi hidup.

Demikian juga aku. Hanya manusia biasa saja yang kadang bingung memilih, sejenak tertinggal di tempat ini untuk melihat ke kanan dan ke kiri dan kemudian mengambil keputusan.

Sudah lama ingin aku melakukan ini, hanya keterbatasan dan pemikiran yang membatasi semuanya. Dan mungkin sekarang saatnya aku katakan, hal yang berulang-ulang telah aku katakan, dan kini dengan terpaksa harus kukatakan lagi.

Aku pindah blog (lagi) ke Aqua Regia, kawans!

*grins*

HORE !!!

December 19, 2008 by helltoheaven

Males apdet blog, karena sedang mempersiapkan sesuatu. hahaaaaayyyyy..

Jadi apa rencanamu liburan ini, kawan-kawan? Aku sih di rumah saja. Gak ada duit. Gak ada temen.

Syalalalaa… Syubidubiduuu…

Postingan gak jelaaaass….

So This Is Christmas

December 12, 2008 by helltoheaven

Lagu cantik itu terus bergaung di telingaku. Kadang suara John Lennon. Kadang Celine Dion. Atau Charlotte Church.

Tapi mereka mengatakan hal yang sama : So This Is Christmas.

Let’s hope it’s a good one, without any fear. Itu kata salah satu barisnya.

… Tapi kenapa aku masih merasa takut ? Takut apa? Aku pun tak tahu. Salah satu quote yang bagus berkata bahwa Christmas is not a date, it is a state of mind. 

Hell yes. Natal – selain mengenang kelahiran Yesus – membawa banyak hal sentimentil yang orang dewasapun tak mampu menolaknya. Perasaan damai, perasaan rindu pada keluarga, perasaan cinta. Syukur-syukur ada perasaan untuk berbagi.

Aku melangkahkan kaki di pusat kota. Sore musim dingin yang menggelap lebih awal, jalanku diterangi oleh lampu yang berkelip berwarna warni, seolah menebarkan kehangatan untuk setiap orang yang melintasinya. Setiap orang saling melempar senyum, ada sepasang kakek nenek yang berjalan bergandengan tangan, ada sepasang orang tua dengan empat anaknya, ada muda-mudi yang berjalan sambil saling memeluk. 

Aku tak peduli jika aku hanya sendirian di tengah kerumunan itu. Hanya membawa Twister Fries hangat dari restoran cepat saji, ditemani alunan musik dari handphone walkmanku. Melihat semuanya itu dan hatiku menjadi hangat.

Aku tak peduli bagaimana perih hatiku saat ini. 

Butiran salju turun perlahan, lembut. Wajah-wajah terlihat berbinar menikmati turunnya salju di sore yang gelap dan dingin itu. Para orang tua segera memakaikan jaket dan sarung tangan pada anak-anak mereka yang tertawa-tawa menyentuh salju yang jatuh di tanah. Setiap orang tersenyum lebih lebar  melihat cahaya berwarna-warni yang terbias dari lampu jalan.

Aku tersenyum juga ketika sepasang kakek nenek itu mendekatiku dan mengucapkan selamat malam, lalu berlalu sambil tetap berjalan bergandengan tangan.

Tuhan, kalau aku boleh meminta di hari natal ini, tolong hentikan semua perang yang ada di dunia. Amin.

Kembali sayup mengalun baris-baris terakhir lagu So This Is Christmas :

War is over if you want it

War is over now

 


 

 

Sweet Revenge

December 8, 2008 by chrisibiastika

Buat kamu. Ya, kamu. Oh dan kamu juga. Kamu yang gak pernah merasa menyakiti aku.

Lihat judul yang kutulis diatas? Ya. Aku. Balas. Dendam.
Haha. Menurutmu karena selama ini aku jadi boneka marionette mu, lalu seumur hidupku harus ada dalam kendalimu? Oh, maaf. Well, did i say sorry? I think i even don’t have to say any fuckin sorry things.
Kamu – dan kamu juga – yang selalu memutar kata, membuat simpatiku berpindah kesini dan kesana tanpa pernah tahu bahwa aku dipermainkan oleh egomu. Yang kamu tak tahu, aku tahu kamu tak sadar membongkar sendiri apa yang selama ini kamu lakukan. Eh, kenapa kamu tertawa? Kamu juga, bukan hanya dia. Kalian berdua bodoh. 
Oh, dan aku memilih pergi saja, menjauh dari pandangan matamu. Tak terjangkau. Tak teraih. Tapi tenang saja, jurang itu bukan tak berjembatan kok. Eits, tunggu disana. Don’t you ever dare to step closer. I SAID DON’T. EVER. DARE.
Satu persatu kebahagiaanku kau renggut, dan aku – tanpa sadar menyerahkannya dengan pasrah. Sudah, sudah selesai. Aku kini bisa meneruskan hidupku dengan tenang. Pergi mencari kebahagiaanku sendiri. Terserah kau mau mencari lagi siapa yang bersedia mendengar segala kebohongan tentang penderitaan yang kau alami. Toh, kau kini sudah berubah. Aku tak mengenalmu lagi.  Teruskan saja menyebut namaku ke seantero dunia sana. Teruskan saja menjadikan aku tameng untuk pembelaan nama baikmu. Dan teruskan saja saling menyalahkan.
Oke, aku pergi.
Tunggu dulu. Apa katamu tadi? Aku berdosa? Aku toh tak percaya Tuhan.
Diambil dari postingan di blogspot

cross the border

December 6, 2008 by helltoheaven

Yuk. ngetik postingan di bis, di perjalanan keluar negeri. Halah nggaya kamu chriiiiisssss… Bukan, bukan maksudnya gitu. Saya excited ama perjalanan kali ini karena selama setaun lebih disini saya belom pernah ke jerman, padahal kalo naek mobil paling dua jam dari tempat saya.
Cihuuuyyy… Jadi perjalanan kali ini adalah ke dusseldorf, menuju christmas market disana.

Berangkat dari Schiedam jam 8 pagi, kira-kira dua jam lg sampe sana.

Aduh nanti disambung lagi ya. Gak enak posting pake hengpon di bis. Gak enak ama yang punya hengpon maksudnya :p

*balik ngeplurk lagi*

Postingan Basbang v0.0

December 4, 2008 by helltoheaven

Perhatian : Postingan gak penting.

Jadiiiiiii… Tanggal 1-22 November kemarin saya pulang ke Endonesa. Perjalanan dimulai dari tanggal 31 siang, jam 13.45 CET take off dari Schiphol Amsterdam dengan maskapai Cathay Pacific dan menempuh flight sekitar 12 jam. Saya tiba di Hongkong jam 7-an WS (waktu setempat), transit selama 1.45 jam kemudian take off lagi, dan akhirnya perjalanan panjang berakhir pada sekitar pukul dua, tiba di Cengkareng.

Well oh well, merusuh pada hari sebelumnya karena yang harusnya jemput di bandara ternyata gak bisa, saya sempet panik, mau kemana dulu. Eh ada bantuan tak terduga dari Priska, yang membelikan saya tiket pesawat L**N Air *halah ngapain dibintang2* dari Cengkareng ke Jogja. 

Gak cuma itu, sebagian team Lasnat™ bersedia menjemput saya di bandara. HIIIIKKKKSSSSS… AKU TERHARUUUUUU… Makasih ya Mbak Indah, Oelpha, Priska… (girlkiss) (girlkiss) (girlkiss)

Sampe di bandara ketemu mereka. FYI, saya belom pernah ketemu salah satupun dari tiga lasnat team diatas. Ya hanya berbekal avatar, fesbuk, dan friendster saya tebak tebak berhadiah. EH KETEMU DONG. Auranya udah kerasa. Cekikikan sana sini dan hawa hawa mesum dari mereka langsung terdeteksi oleh saya yang waktu itu membawa koper kegedean dan bermuka mesum kucel keluar dari arrival terminal dua.

Well oh well, mempersingkat cerita. Jalan jalan haha hihi makan makan dan mbak indah pergi duluan karena ada reuni sesuatu di suatu tempat, jadilah hanya ada saya oelpha dan priska. Mereka nungguin sampe saya check in pesawat ke Jogja. Maap potonya masi di kamera dan belom dikirimin kesini.

MODYAR. Pesawatnya delay hampir dua jam. Badan udah capek, henpon mati, ndak ada makanan. Wis lah. Akhirnya take off. Wuidih pesawatnya meuni ngeriiiiiiii…. Mana di kursi ada BACAAN AYATNYA, yang dibaca penumpang di sebelah saya waktu pesawat kena turbulence bentar. Sumpah ngeri, sampe saya maksain diri buat tidur. Sambel. Announcernya bilang sebentar lagi sampe Adi Sucipto tapi sampe hampir setengah jam belom ada tanda-tanda mau mendarat. 

Okaaaaayyy… Sampe jogja deh. Dijemput ama adek dan naek taksi ke rumah pacar tersayang. Yah biarpun dia lagi gak di rumah (tears) (tears)

Yap. Tunggu versi selanjutnya yah. Emang postingannya ngebosenin gini. Kalo gak pengen baca lagi ya gak papa. Kalo pengen ngansabin blog saya dari reader gara2 postingan basbang ini ya gak papa. Eh ini ngomong apa sih? Gak tau. Gak jelas.

Dadaaaaaaaaaahhhh (ninja) (ninja) (ninja)

A New Beginning

December 3, 2008 by helltoheaven

Here i am, craving through the fog and mist of the dark winter. A season i hate most, eventhough snow sometimes whitens the cloud in my soul. 

I tried to leave my past, left all the unwanted thingy, walked straightly facing my own path. The path i’ve chosen since some time. Did i do the right thing or not? I didn’t know. And never will.

I’m still exist. Apparently alive – or at least i think i’m alive. Passing by sorrows and tears, and guilts, i smiled and packed my stuffs, ready to head everything new to me. 

Hope.

Love.

Future.

I crawled beneath the earth, following the invisible sign i saw : TO HEAVEN. I had no belief for heaven nor hell, yet i knew they’re do exist.

 

Hello world!

December 3, 2008 by helltoheaven

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Home. Sweet. Home.

November 10, 2008 by helltoheaven

Akhirnya pulang ke rumah. Tapi males ngepost apa-apa di plurk. Mending pacaran aja. Halah.

Eniweeee..

Makasih banyak buat pizka, oelpha, mbak indah, didut, utet, gage, pangsit, leksa, annots, alle, mas momon, gun, dan semua pihak yang sempet kopdar kemaren2. *ada yang belom disebut kah?* (woot)

masi pengen kopdar ama yang laen. kapan ya? kapan dong? kapan sih?

- postingan basi penjaga karma wp -

Shining Star

October 24, 2008 by helltoheaven

Twinkle twinkle little star

How i wonder what you are

Up above the world so high

Like a diamond in the sky

Yeah.. Kau seperti bintang di langit. Selalu bersinar tanpa lelah, dan aku yang egois, aku yang kadang menghindar darimu, kerap berlindung di balik awan dan hanya menyisakan gelap untukmu.

Tapi kau tahu? Di saat-saat aku sedang kesepian, aku menengadahkan wajahku keatas, mengintip malu-malu, melihat apa kau masih ada bersinar untukku. Ah, sudah kuduga, selalu saja aku mendapatkan senyummu yang terindah, seakan kulihat tanganmu menyambutku tak peduli sejauh apapun aku berlari darimu.

Tak pernah lelah kau mengucap sayang padaku, dan apa balasku? Sunyi. Seakan aku tak pernah punya waktu untukmu. Bukan aku tak pernah mengingatmu, aku hanya tak tahu bagaimana aku bisa mengungkapkan betapa aku rindu padamu. Betapa aku membutuhkanmu

Entah berapa belas tahun yang lalu ketika mungkin aku masih kelas tiga atau empat sekolah dasar, kau datang mengunjungiku ketika liburan, dan waktu kau pulang, aku melihat jam tanganmu tertinggal di atas meja, dan aku berlari menyusulmu ke depan jalan sambil masih memegang boneka kodok kesayanganku.

Jam tangan kesayanganmu itu beberapa hari yang lalu rusak, katamu :(  Tunggu aku pulang, ya.

Sudah berapa tahun aku sekolah? Entah. Setiap hari selama SMP, setiap akhir pekan waktu aku SMA dan kuliah. Tak perlulah aku hitung berapa tahun. Kau tak pernah absen mengantar jemputku. Tanpa lelah. Meski sering aku marah jika kau sibuk dan tidak bisa menjemputku. Iya, kau memang menyuruh sepupu-sepupuku bergantian menjemput. Tapi aku tak pernah percaya orang lain. Aku hanya percaya padamu.

Tahukah kau aku seringkali menangis setiap kali mengingat beberapa tahun lalu, ketika hatimu tercabik oleh sesuatu yang terjadi. Aku marah. Sesak. Perih. Dan aku tahu lebih terasa sakit untukmu. Tapi kau tetap tegar, kau tetap bertahan dan tak pernah menyerah. Meski aku sering mendengar tangisanmu ketika kau berlutut dan berdoa di tengah malam. 

Tetap kuat, ya. Aku yakin semua akan baik-baik saja. 

Malam ini aku teringat bahwa hari ini adalah ulang tahunmu, memang masih 2,5 jam lagi disini tapi disana umurmu sudah bertambah satu.

Selamat ulang tahun yang kelimapuluh, bapak. Usia emas, dan di usia ini kau sudah boleh menikmati masa-masa istirahatmu. Berjanjilah kau tidak akan bekerja terlalu keras lagi. Kau masih boleh pergi kesana kesini tapi jangan di malam hari ya. Jangan pula tidur terlalu larut karena berpikir macam-macam. Jangan pernah lupa makan dan jangan minum kopi sebelum sarapan. Ah kalau aku ngomel kau hanya tertawa saja dan aku tahu kau selalu lupa apa yang aku bilang.

I love you, Babe* …you’re my shining star, forever and for always.

 

*) Babe, panggilan saya buat bapak – dibaca babe biasa aja dan bukan beib :D